"Sebelum ke perbatasan Kalimantan-Malaysia, kelompok Noordin diduga telah mempersiapkan safe house di Jatim pasca ledakan Mega-Kuningan," ujar pengamat
terorisme Dynno Chressbon saat dihubungi detikcom, Kamis (20/9/2009).
Dynno menjelaskan, peran ini bisanya dilakukan oleh Bagus Budi Pranoto, salah seorang DPO polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































