Karikatur yang dikerjakan hanya 1 malam oleh seniman Jogja Leonard Eko Wahyu Widhyatmoko, seniman Jakarta Yudi Supriyadi itu menggambarkan penolakan aliran dan paham Neo Liberal dengan pasar bebasnya.
"Ini adalah salah satu bentuk perlawanan, supaya masyarakat tahu, kondisi negeri kita," kata Eko kepada detikcom di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin, (17/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
selain itu karikatur seragam dengan simbol tuan besar AS yang berpose meraih lomba panjat pinang disampingnya. Di puncak pinang tersebut ada hadiah Papua, Sulawesi, Kalimantan dan Jawa. "Kami membuatnya dari jam 10 malam sampai tadi pagi jam 7-an," tambahnya.
Karikatur besar ini, lanjut Eko, terinsiparasi oleh prilaku para politisi yang hanya mementingkan kelompoknya daripada bangsa dan negera. "Kita harusnya merenung. Kondisi Indonesia sekarang miris melihat pemimpin bangsa yang merebut kekuasaan, yang berebut ekonomi, pendidikan, kesehatan dan sebagainya," pungkasnya.
(asp/yid)










































