Gara-gara email itulah siswa Kelas III Multimedia SMKN II Jember yang tinggal di Jalan Merpati 69 Cangkring Patrang Jember, berurusan dengan yang berwajib.
Polisi menelusuri email yang berisi pesan 'Noordin' yang mengaku berhasil meloloskan diri dari sergapan Densus 88 di Temanggung Jateng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sangat mungkin, Bagus menjadi target perekrutan jaringan terorisme untuk disiapkan di masa mendatang. Kekhawatiran itu diakui oleh kakak kandung Bagus, M Sugiharto atau akrab disapa Sugik.
"Bagus masih punya masa depan. Kita semua cemas dan akan mengawasinya. Saya tidak rela adik saya dimanfaatkan untuk berbuat tidak baik," kata Sugik saat dihubungi
detikcom, Jumat (14/8/2009).
Bahkan Bagus juga akan diimbau untuk tidak main internet dahulu. "Biar tenang dulu lah. Mudah-mudahan Bagus mau istirahat main internet dulu," kata Sugik saat dihubungi detikcom.
Sementara hingga pukul 15.30 Wib, Bagus masih diperiksa di Mapolres Jember. Bagus dicecar pertanyaan soal tujuan pembuatan website hingga email yang diterimanya dari 'Noordin'.
(gik/ndr)











































