Kekhawatiran tersebut disampaikan Menteri Lingkungan Hidup Rahmat Witoelar pada Konferensi Nasional Danau Indonesia I di hotel Sanur Paradise, Sanur, Denpasar, Kamis (13/8/2009).
Witoelar memaparkan danau yang terancam lenyap tersebut diantaranya Danau Tempe dan Limboto. "Danau akan lenyap bila tidak diselamatkan," ujar Witoelar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Danau cenderung mengalami degradasi karena kurang kepedulian masyarakat serta tidak profesional dalam mengatasi kerusakan," katanya.
Di Indonesia terdapat sekitar 1.500 danau yang terdiri dari 840 danau besar dan 730 danau kecil. Danau di Indonesia mampu menampung 500 km kubik air atau sebanyak 72% dari seluruh air permukaan. Danau di Indonesia juga menampung 20% plasma nutfah dan ikan dari jumlah total di dunia.
Untuk mengatasi kepunahan danau, pemerintah berupaya menyelematkan dan melestarikan danau dan waduk. Sebanyak 9 danau di 7 provinsi diprioritaskan dalam upaya penyelematan dan pelestarian adalah Danau Toba, Singkarak, Maninjao, Rawa Pening, Batur, Tempe, Poso, Limboto, dan Tondano.
Dalam konferensi ini, sebanyak 9 menteri menandatangi Kesepakatan Bali tentang
pengelolaan danau berkelanjutan.
Kesepakatan Bali tersebut tentang pengelolaan ekosistem, pemanfataan sumber daya air, peningkatan peran masyarakat.Menteri yang tergabung dalam kesepakatan tersebut, diantaranya Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Kehutanan, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Menteri ESDM, Menteri Riset dan Teknologi.
(gds/djo)










































