"1 itu Noordin sendiri, 2 orang kurir, dan 4 orang dayang-dayangnya," kata pemerhati terorisme, Mardigu WP, saat berbincang dengan detikcom melalui telepon, Rabu (12/8/2009).
Mardigu yang juga seorang psikolog yang kerap diperbantukan polisi ini, memperoleh informasi tersebut dari para tahanan kasus teroris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rombongan ini pun selalu bergerak terus, sesuai panduan SOP dari handbook Alqaeda. "Paling lama di suatu tempat 2-3 hari, dan kemudian terus bergerak. Apalagi sekarang ini," terangnya.
Noordin, mempunyai area pergerakan yang luas, bukan hanya di Jawa saja, Sumatera pun dia memiliki jaringan.
"Tapi tidak semua anggota jaringan ini bisa bertemu dengan Noordin," tutupnya. (ndr/iy)











































