Saifuddin Jaelani, Peraih LC dari Yaman yang Ahli Bekam

Bom Marriott dan Ritz-Carlton

Saifuddin Jaelani, Peraih LC dari Yaman yang Ahli Bekam

- detikNews
Sabtu, 08 Agu 2009 23:26 WIB
Saifuddin Jaelani, Peraih LC dari Yaman yang Ahli Bekam
Jakarta - Inisial SJ disebut nyaring oleh Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri. Dialah perekrut Dani Dwi Permana dan Nana Ikhwan Maulana untuk menjadi pelaku bom bunuh diri. Jika yang dimaksud SJ adalah Saifuddin Jaelani, maka jejak pria ini masih terasa di Perumahan Telaga Kahuripan, Kabupaten Bogor.

Nama Saifuddin Jaelani cukup terkenal di kalangan para aktivis masjid di Candraloka Perumahan Telaga Kahuripan. Bagi orang yang sudah cukup dekat, Saifuddin dipanggil dengan Bang Udin.

Perawakannya agak jangkung, sekitar 170 cm. Wajah cukup tampan dan berjenggot. Dia datang ke Kahuripan tahun lalu dan tinggal di RT 3 RW 10 dengan membawa seorang istri dan satu anak. Istrinya mengenakan busana muslimah dengan cadar menutupi mukanya.Β 

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saifuddin taat beribadah. Dia menggondol titel LC dari sebuah universitas di Yaman. Dia juga adalah seorang hafidz (hafal alquran).

Dengan kelebihan-kelebihan yang dipunyai, dia mendapat banyak teman dengan mudah di perumahan ini. Sampai akhirnya, Saifuddin yang dipanggil 'Ustad' itu dipercaya menjadi imam Masjid As-Surur, masjid yang pertama didirikan di gugus Candraloka. Bacaaan al quran bagus dan enak didengar.

Di tengah kelebihan-kelebihan yang dia punyai itu, sebenarnya Saifuddin adalah sosok yang misterius. Misteri Saifuddin semakin lengkap setelah dia disebut-sebut sebagai inisial SJ yang disebut Kapolri sebagai perekrut Dani dan Nana dan murid dari pakar bom Dr Azahari.

Di Telaga Kahuripan, sehari-hari Saifuddin dikenal sebagai ahli bekam. Dia juga menjual obat-obat herbal. Dia mengaku adiknya memiliki klinik bekam dan herbal di Malaysia. Di Candraloka, Saifuddin melakukan kerja sama dengan salah seorang warga mendirikan klinik bekam.

Selain menjadi imam di Masjid As-Surur, Saifuddin juga merupakan penceramah yang aktif. Pernah juga menjadi khotib salat Jumat di Masjid Raya Telaga Kahuripan.

Menurut salah seorang warga, Saifuddin memang sering bepergian. Namun, kepada warga, dia mengaku sering pergi karena mendapat order membekam. Dia menerima panggilan order bekam.

Dilihat dari buku-buku yang ada di rumahnya, Saifuddin bisa jadi penggemar Imam Samudra, terpidana mati kasus kasus bom Bali I dan II. Sebab, di rumahnya, ada buku karya Imam Samudra.

Menurut salah seorang warga lainnya, Saifuddin pernah mengeluh karena banyaknya intelijen yang mengawasi kawasan Masjid Raya Bogor. Namun, saat itu, Saifuddin tidak mau menjelaskan apa maksud keluhannya itu.

Bagi banyak warga, Saifudin dikenal sebagai orang yang baik dan ramah. Karena itu banyak warga di Candraloka yang terkejut bila Saifuddin disebut sebagai buron kasus bom Marriott dan Ritz Carlton.

Pesona Saifuddin membuat Dani Dwi Permana, remaja 18 tahun, kesengsem. Sampai akhirnya diketahui, Dani cukup dekat dengan Saifuddin. Sebagai misal, Dani mengikuti gaya Saifuddin yang mengenakan celana panjang ngatung.

Dani sendiri merupakan remaja yang datang dari keluarga yang kurang mampu. Ayahnya, Zulkifli, adalah satpam di Perumahan Telaga Kahuripan dengan gaji pas-pasan. Ketika ayahnya ditangkap aparat karena terlibat kasus pencurian, Dani makin dekat dengan Saifuddin.

Entah mulai kapan Dani mendapat doktrin-doktrin dari kelompok Noordin Moh Top? Tidak tahu. Banyak warga yang menganggap Dani yang sudah dipastikan sebagai pelaku bom bunuh diri di Marriott itu, hanyalah korban.

Yang jelas, tiga bulan lalu Saifuddin pindah rumah. Dia meninggalkan Kahuripan dengan alasan akan tinggal di Cirebon dan mengelola pesantren di Solo. Tak lama kemudian Dani juga menghilang, sampai akhirnya muncul berita bahwa Dani adalah pelaku bom bunuh diri. Sedangkan SJ kini buron, karena dianggap terlibat dalam bom ini.

Lantas, benarkah SJ yang dimaksud Kapolri adalah Saifuddin Jaelani? Belum jelas, karena Kapolri belum mau membuka nama lengkapnya. Namun, informasi yang didapatkan detikcom di Mabes Polri, SJ yang dimaksud memang Saifuddin Jaelani.
(gah/lrn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads