"Heli...heli...terbang," teriak sejumlah anak kecil kegirangan di depan rumah Fery, di Perumahan Puri Nusapala, Blok D 8 RT 4 RW 12, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2009).
Mata puluhan warga yang menonton pun mengarah pada heli warna hitam yang berukuran sekitar 50 cm dengan tinggi 20 cm. Heli yang dilengkapi kamera ini dioperasikan dengan menggunakan remote control.
Heli itu kadang terbang berkeliling sekitar 10 meter di atas rumah Fery untuk mengambil gambar. Selanjutnya, heli itu terbang rendah ke depan rumah Fery.
Heli itu juga terbang di belakang rumah Fery. Namun, tidak lama heli itu jatuh di atap rumah tetangga Fery di deretan bagian belakang. Braak...!
"Wah, helinya jatuh," kata seorang warga. Warga pun ikut berlarian ke belakang rumah Fery.
Rupanya heli yang menjadi perhatian warga milik Metro TV yang tengah meliput penggerebekan di kediaman tersangka terorisme Fery cs. "Iya, itu milik kami," kata seorang kameramen televisi itu.
Setelah heli itu jatuh, ada heli lain yang dioperasikan untuk mengambil gambar. Alat ini dipakai untuk mengambil gambar lebih dekat mengingat warga dan jurnalis dilarang mendekati TKP.
(aan/nrl)











































