Akibatnya, Ny Emin (30) istri korban yang tinggal di Perumahan Citra Raya, Jalan Irama Utama Blok 1 No 22, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang tidak tahan menyimpan duka.
Ibu dua orang anak itu, Kaila (1,5) dan M Vabian (8) terus menangis dan mengurung diri di dalam kamar, Walaupun sejumlah kerabat dan tetanga yang datang ke rumahnya, yang bertipe 45, melakukan doa bersama agar pencarian pesawat Merpati jenis Twin Otter yang dipiloti korban cepat ditemukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih jauh Dedy menjelaskan, dirinya beserta keluarga tidak pernah menduga musibah tersebut akan menimpa Qadrianova. Pasalnya, satu hari sebelum peristiwa naas menimpa, korban sempat menelepon dirinya untuk menanyakan keadaan kedua orang anaknya.
"Waktu itu ia biasa-biasa saja dan hanya menanyakan keadaan Kaila dan Vabian," kata Dedi yang mengaku sore ini beserta istri dan beberapa orang keluarga korban lainnya akan terbang ke Timika, Jaya Pura untuk mengatahui lebih dekat bagaimana keadaan korban.
Senada pula dengan Tsaniyatul Chairiyah (58), ibu kandung korban yang tidak mampu menyimpan rasa duka di wajahnya. Ia mengatakan tidak pernah mengira kejadian tersebut akan menimpa anaknya, karena selama ini tidak firasat apa-apa.
"Sekarang ini kami hanya bisa berharap kepada pihak terkait agar keberadaan anak saya ditemukan, baik dalam kondisi hidup maupun meninggal," kata Ny Tsaniyatul Chairiyah yang tidak henti-hentinya meneteskan air mata. (lrn/fiq)











































