"Tersangka Suhendi bertemu dengan tersangka lainnya dan selanjutnya melakukan pertemuan di warung pecel lele," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Chrysnanda pada wartawan di Jakarta Crisis Media Center, Cafe Ginger Republik Bellagio, Kuningan, Selasa (21/7/2009).
Pertemuan tersebut dihadiri oleh tersangka lainnya Ivan, Usup, Ahmad Sofyan, Ade dan Iwan. Di tempat tersebut, mereka pun membagi-bagi tugas dan perannya masing-masing.
Pada pertengahan Juni 2009, Suhendi dan Abdul Mubalig, sopir Cisco, mengadakan pertemuan di rumah Haji Aceng Idrus di Pandeglang, Banten. Di tempat Aceng, keduanya meminta doa agar lancar dalam melancarkan aksinya.
"Aceng ini yang menyirep saksi Bripda Edi," jelasnya.
Setelah perencanaan tersebut matang, eksekusi dilakukan pada Senin 13 Juli lalu di Tol Latumenten. Uang Rp 15 miliar milik BNI yang diangkut mobil Cisco pun raib.
(mok/ndr)











































