"Polri tidak akan memyampaikan apa pun sebelum sumbernya jelas. Foto yang beredar bukan dari kepolisian. Kami hanya mempublikasikan fakta yang bisa dipertanggungjawabkan.ย Kami mengimbau agar semua pihak bersabar," kata
Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Sulistyo Ishak dalam jumpa pers di Jakarta Media Center, Gedung Bellagio, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2009).
Sulistyo mengklarifikasi Polri belum pernah mengatakan bahwa N sebagai pelaku peledakan bom. "Dengan beredarnya inisial N dan sudah ditayangkan media berdasarkan sumber, Polri belum mengatakan bahwa N adalah pelakunya. Penyelidikan Polri mengacu pada transparansi hukum dan akuntabilitas. Kami masih melaksanakan investigasi, kami belum mendapatkan informasi yang dinamis. Informasi seperti itu justru kami tampung," jelas dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah pemberitaan inisial N yang sudah beredar di masyarakat, muncul bahwa pelaku bom adalah Nur Sahid alias Nur Said aliasย Nuri Hasdi alias Nur Hasbi alias Nurdin Aziz. Nur Sahid sendiri sudah tidak pulang ke rumahnya sejak empat tahun lalu. Namun, keluarga membantah bahwa Nur Sahid adalah teroris.
Indikasi bahwa pelaku bom ada Nur Sahid semakin menguat setelah kedua orangtuanya dijemput polisi pagi tadi. Kabarnya, kedua orangtua Nur Sahid dijemput polisi untuk menjalani tes DNA.
(asy/mad)











































