"Ya itu sedang dilacak. Yang jelas kalau ada perkembangan nanti akan kita beritahukan. Ini zamannya transparan kok," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Sukarna dalam jumpa pers di Kafe Belagio, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (17/7/2009).
Pada kesempatan itu, Nanan meralat pernyataan Menko Polkam Widodo AS. Nanan menyatakan, bom Jumat pagi itu memiliki daya ledak rendah (low explosive) bukan high explosive seperti dinyatakan Menko Polkam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain jenis bom, Nanan juga meralat waktu terjadinya ledakan bom. "Bom meledak di Marriott pukul 07.47 WIB, di Ritz Carlton 07.57 WIB," kata Nanan.
Sebelumnya Menko Polkam Widodo AS mengatakan ledakan di Marriott terjadi pukul 07.45 WIB, sedangkan di Ritz Carlton pukul 07.47 WIB. Namun setelah dicek lewat CCTV hotel ternyata informasi itu tidak tepat.
Mengenai jumlah korban, Nanan juga meralat pernyataan Menko Polkam. Sebelumnya Menko Polkam mengatakan korban tewas mencapai 9 orang. Namun menurut Nanan yang benar jumlahnya 8 orang. Adapun korban luka mencapai 53 orang.
Satu korban tewas yang dipastikan sebagai warga negara asing (WNA) adalah Presdir PT Holcim Indonesia Timothy Mackay yang berkebangsaan New Zealand. Adapun 7 korban tewas lainnya masih dalam proses identifikasi dan belum bisa ditentukan kebangsaannya.
(sho/iy)











































