Seorang remaja laki-laki dan perempuan anak Suwarni mendapat giliran pertama menjenguk jenazah di RSCM, Salemba, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2009). Mereka menjenguk sekitar 5 menit.
Saat melihat jenazah Suwarni (55), sang remaja perempuan tidak henti-hentinya menangis. Setelah keluar dari kamar mayat, dia pingsan di pinggir pintu. Dia lantas dibopong ke ruang tunggu keluarga di kamar mayat RSCM.
Setelah sadar, gadis itu menangis lagi. Sedangkan anak lelaki Suwarni meneteskan air mata.
Suwarni merupakan 1 dari 7 korban tewas kebakaran akibat tabung gas meledak saat dilakukan pergantian tabung. Jenazah Suwarni rencananya akan dibawa ke kampung halamannya di Malang, Jawa Timur.
(nik/nrl)











































