Didukung 42 vokalis, PSM ITB menggebrak dengan lagu-lagu internasional Abendlied gubahan Josef Rheinberger, Un Sonnet Per Tu (Josef Villa), dilanjutkan Water Night (Eric Whitacare), hingga Jokpiniana No.1 karya komponis tanah air Ananda Sukarlan dan diakhiri dengan Karimana Nu Kuicha (Ko Matahushita).Β
Unjuk kedigdayaan vokal para mahasiswa ITB tersebut langsung meledakkan standing ovation dari para diplomat asing, mahasiswa asing, mitra KBRI Praha, dan ratusan penonton yang memenuhi ruang utama Museum Nasional Ceko.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lagu-lagu daerah Indonesia dan Tari Saman yang ritmik, kompak dan dinamis itu disambut riuh-rendah oleh penonton.
Sebelum mengakhiri penampilannya, PSM ITB secara khusus mempersembahkan lagu rakyat Ceko berjudul Jade Sedlak yang diaransemen oleh Jarozlav Krcek.
Mendapat persembahan spesial yang tak terduga, para penonton warga Ceko nampak sangat larut, bahkan beberapa di antara mereka turut menyanyi ketika lagu tradisional mereka dinyanyikan dengan baik oleh rombongan mahasiswa dari Indonesia itu.
Sebagai pamungkas, PSM ITB mengumandangkan lagu Tanah Air, yang membuat setiap warga Indonesia yang hadir di sana terharu.
Sekretaris I Pensosbudpar Azis Nurwahyudi kepada detikcom mengatakan bahwa setelah Praha, PSM ITB ini secara khusus diundang untuk tampil memeriahkan acara Karlovy Vary International Film Festival 2009, sekitar 150 km dari Praha.Β
"Even itu menurut rencana akan dihadiri oleh Presiden dan Wakil Presiden Ceko, para pejabat setempat serta artis-artis internasional yang filmnya sedang mengikuti kompetisi di kota yang sangat cantik tersebut," demikian Azis.
(es/es)











































