“Dua mahasiswa yang masih duduk di semester I memang meminta dipulangkan. Namun dua mahasiswa lagi yang duduk di semester IV harus bertahan sampai mereka diwisuda. Karena kuliah di sana, semester IV itu merupakan semester akhir,” kata Sainul Muttaqin, kakak dari mahasiswa Indonesia Fahturrahman yang menjadi korban penganiyaan polisi Mesir, Sabtu (4/7/2009).
Kedua mahasiswa yang sudah duduk di semester akhir itu adalah, Fahturrahman dan Ahmad Yunus. Sebenarnya keduanya juga merasa trauma atas peristiwa yang menimpa mereka. Persoalannya bila mereka kembali ke Indonesia, maka dengan sendirinya mereka akan gagal menjadi sarjana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(cha/mad)










































