Genting Sejumlah Rumah Warga Pecah

Semburan Lumpur di Serang

Genting Sejumlah Rumah Warga Pecah

- detikNews
Minggu, 21 Jun 2009 18:39 WIB
 Genting Sejumlah Rumah Warga Pecah
Serang - Semburan dahsyat yang terjadi pada Sabtu (20/6/2009) dinihari di RT 01/01 Kampung Astana Agung, Desa Walikukun, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, membuat rumah sejumlah warga menjadi korban. Genting sejumlah rumah warga pecah akibat terkena hujan lumpur dan kerikil.

"Saat semburan pertama terjadi, seperti hujan lumpur. Semburan lumpur itu membawa juga pasir dan kerikil, sehingga rumah-rumah yang di dekat lokasi semburan tertimpa batu. Banyak genting rumah hancur," kata Oki, salah seorang warga saat ditemui detikcom, Minggu (21/6/2009).

Hujan lumpur dan kerikil itu terjadi dalam area yang cukup luas. Bahkan, rumah Oki yang berada 15 meter dari titik semburan lumpur juga terkena. "Genting rumah saya juga pecah-pecah. Setengah atap saya bolong," kata dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semburan lumpur dan kerikil itu juga merusak atap gedung Pusat Kesehatan Desa (Puskesdes) yang sedang dibangun di samping titik semburan. Genting gedung itu pecah, bahkan sebagian jatuh.

Sementara itu, Kepala Desa Walikukun, Asep Faturahman, menyatakan pihaknya sudah melakukan antisipasi agar lumpur yang menyembur itu tidak membanjiri rumah warga. "Kemarin malam warga dan perangkat desa menaruh pasir-pasir di dalam karung untuk menjadi pembatas," kata dia.

Hingga saat ini, belum ada upaya-upaya nyata yang dilakukan oleh pemerintah maupun pihak-pihak terkait untuk menghentikan semburan lumpur. Hingga pukul 18.00 WIB, lumpur itu masih menyembul dan mengalir dari sumur bor, meski tidak dalam volume yang tinggi.
(asy/nrl)


Berita Terkait