"Saya mikirnya waktu itu ada perang," kata seorang ibu dengan mimik muka serius.
Mendengar bunyi senjata dan beberapa kali ledakan besar, si ibu langsung mengambil langkah seribu dengan mengungsi ke rumah kerabatnya di Kalisari, Jakarta Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak seperti tetangganya, Yulir (52), tidak langsung memututuskan untuk mengungsi ke rumah kerabat. Ia hanya berlari secepatnya sampai di ujung jalan, menjauh dari lokasi. Ia pun merasakan getaran yang cukup keras ketika dentuman demi dentuman terjadi.
"Setelah saya balik ke rumah, kaca rumah saya sudah pecah," katanya. (lrn/lrn)











































