Hal tersebut diungkapkan Walikota Sawahlunto, Amran Nur, saat dihubungi detikcom melalui telepon, Selasa (16/6/2009).
"Saya mendapat kabar dari Sekretaris Daerah, 8 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Data pastinya akan saya sampaikan sore nanti," kata Amran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diberitakan, bencana longsor ini terjadi di pertambangan rakyat pada pagi hari. Selain menyebabkan korban tewas, dikabarkan sejumlah orang terjebak di dalam tambang tersebut.
Petugas kepolisian dan tim SAR masih berupaya melakukan pencarian korban.
Sementara itu Corporate Secretary PT Bukit Asam (BA) Eko Budhiwijayanto menyatakan, insiden terjadi bukan di tambang Bukit Asam. "Memang lokasinya berdekatan dengan lokasi tambang kami. Itu tradisional miners.Β Ini tidak mempengaruhi aktivitas tambang kami," katanya pada detikcom.
(djo/nrl)











































