"Akan kita cek di Balai Yasa apakah ada kerusakan mesin atau tidak. Kemudian baru kita fungsikan kembali," kata Kahumas DAOPS 1 Ahmad Sujadi di tempat kejadian perkara (TKP), lintasan antara Stasiun Tebet-Mengggarai, Jakarta, Jumat (5/6/2009).
KRL Depok Ekspres ini berhasil ditarik pukul 10.15 WIB. Adapun KRL ekonomi yang semula menyeruduk KRL Depok Ekspres, perlahan-lahan berjalan tanpa lokomotif. KRL tersebut dapat ditarik karena bagian mesin tidak mengalami kerusakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat insiden ini jalur kereta api Bogor-Jakarta yang biasanya menggunakan dua jalur kini hanya menggunakan satu jalur. Pengalihan jalur berada di stasiun Tebet dan stasiun Manggarai.
"Kami mohon maaf kepada masyarakat tidak ada penundaan jadwal, yang ada keterlambatan keberangkatan," tandas Sujadi.
(ape/iy)











































