Pasien tersebut sebelumnya telah berada di New York, AS dari 14-24 Mei lalu dan tiba di Singapura pada Selasa, 26 Mei pagi. Usianya 22 tahun.
Demikian seperti diberitakan harian Singapura, The Straits Times, Rabu (27/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak lama kemudian, wanita itu pergi memeriksakan diri ke seorang dokter umum. Sang dokter merujuknya ke Rumah Sakit Tan Tock Seng. Hasil tes laboratorium kemudian memastikan bahwa dia terkena virus H1N1.
Pasien tersebut saat ini masih dirawat di rumah sakit. Kondisinya stabil.
Kementerian Kesehatan Singapura telah mulai menelusuri orang-orang yang telah melakukan kontak dengan penderita H1N1 ittu. Mereka akan dikarantina dan diberikan obat antivirus untuk mencegah mereka terjangkit penyakit ini.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), secara global, kasus flu babi telah mencapai setidaknya 12.954 kasus di 46 negara.
(ita/nrl)











































