Percakapan lewat telepon itu untuk mengkoordinasikan reaksi terhadap uji coba nuklir Korut. Demikian disampaikan Gedung Putih seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (26/5/2009).
"Obama bicara dengan Lee untuk mengkonsultasikan dan mengkoordinasi reaksi kami atas tes nuklir Korut," demikian pernyataan Gedung Putih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dewan Keamanan PBB mengutuk Korut atas uji coba nuklir yang dilakukan Senin, 25 Mei kemarin. Beberapa negara Barat termasuk AS bersumpah akan memberikan sanksi baru atas tindakan Korut yang telah melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB itu.
Presiden Obama juga mengecam uji coba nuklir Korut tersebut. Dicetuskan Obama, tindakan Korut merupakan ancaman bagi perdamaian dan keamanan dunia internasional. Bahkan ditekankan Obama, Korut pantas mendapat sanksi baru atas tindakannya itu.
(ita/iy)










































