Demikian dicetuskan seorang pejabat di Kedutaan Besar Korut di Moskow, Rusia seperti diberitakan kantor berita Rusia, Itar-Tass dan dilansir AFP, Senin (25/5/2009).
Pejabat yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan, uji coba nuklir akan kembali dilakukan "jika AS dan sekutu-sekutunya meneruskan kebijakan intimidasi terhadap Korut."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Uji coba nuklir ini sebagai bukti atas ancaman negeri komunis itu untuk melakukan uji coba nuklir kembali belum lama ini. Ancaman itu dilontarkan Korut sebagai respons atas kecaman dunia internasional atas peluncuran roket jarak jauh yang dilakukan Korut pada April lalu.
Untuk membahas uji coba nuklir Korut ini, anggota-anggota Dewan Keamanan PBB menurut rencana akan menggelar sidang darurat pada hari ini.
(ita/iy)










































