"Satu-satunya cara, peningatan anggaran alutsista seberapa banyak dibutuhkan, nanti dibicarakan," tutur Cak Imin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (22/5/2009).
Cak Imin mengaku akan segera menyerahkan masalah ini ke Komisi I DPR, sebagai pihak yang kompeten di bidang ini. Cak imin berharap pesawat tua
dievaluasi ulang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cak Imin berharap permasalahan ini dapat terselesaikan dalam tahun ini.
Dengan demikian kejadian yang tidak diinginkan tidak terulang.
"Itu karena faktor anggaran, pengkandangannya itu bergantung budgetnya,
tentu lebih diprioritaskan untuk anggaran tahun ini," ujar Imin.
Menurutnya, sebaiknya pesawat dan alutsista yang sudah tidak mungkin
terbang tidak dipergunakan lagi. Hal ini penting diperhatikan dalam keamanan penerbangan.
"Ya sesuai batas maksimal, selagi masih mungkin ya tidak masalah, tapi kalau
sudah lewat batas maksimal seharusnya tidak dipakai lagi," tutur Cak Imin.
"Kalau secara ilmiah dan standar bisa dipakai ya tidak masalah," imbuhnya.
Cak Imin berharap pihak terkait yang kompeten di bidang ini segera mencari
solusinya.
"Saya kira bisa Menkeu, Menhan, dengan Panggar bisa melakukan pembahasan," tegasnya.
(van/anw)










































