Para wanita ini direkrut di Nigeria. Awalnya mereka dijanjikan menjadi tenaga kerja di Spanyol. Namun pada kenyataannya mereka diselundupkan dan dipaksa menjadi PSK di negeri matador ini. Demikian seperti ditulis AFP, Kamis (22/5/2009).
Polisi menjelaskan komplotan itu menakut-nakuti para wanita dengan ilmu hitam dan sihir voodoo. Mereka mengancam jika melawan, sihir itu akan menghancurkan jiwa wanita-wanita itu. Bahkan membuat mereka gila.
Semua uang yang dihasilkan para PSK itu disita. Sampai mereka melunasi hutang biaya transportasi mereka ke Spanyol sebesar US$ 68.000 atau sekitar Rp 700 juta rupiah.
Β
Diperkirakan sekitar 150 gadis Nigeria berusia antara 16 hingga 23 tahun menjadi korban sindikat prostitusi ini di seluruh Eropa.
(rdf/rdf)











































