"Saat api pertama berkobar, Payung tidak sempat keluar dari ruang mesin. Korban saat ini sudah dirawat di RSU Pekanbaru," kata Mirsal, nahkoda KM Calvin kepada wartawan di Ppelabuhan Tanjung Rhu, Pekanbaru, Senin (18/5/2009).
Mirsal menceritakan, api pertama kali berasal dari bagian belakang KM Calvin. Angin yang bertiup kencang membuat api dalam waktu singkat membesar dan menyambar pompa pengisi BBM jenis solar.
Tak berapa lama kemudian terjadi ledakan yang menimbulkan bola api. Bola api itu kemudian menyambar KM Sakti yang berada di belakang KM Calvin. KM Sakti juga habis melakukan pengisian tanki BBM. Diduga, kedua kapal tersebut sedang mengangkut 50 kiloliter BBM solar.
"BBM ini akan dibawa ke Selat Panjang," ungkap Mirsal
(cha/djo)











































