memprihatinkan. Atap halte busway jebol, langit-langit bolong hingga cat yang mengelupas di berbagai titik.
Pengamatan detikcom di Halte Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5/2009), seluruh atap koridor sepanjang 50 meter telah jebol. Beberapa langit-langit halte pun bolong akibat lapuk terkena hujan.
Di sisi Timur, dua atap di atas pintu keluar nyaris runtuh. "Apalagi listrik mati. Kalau malam ngeri," kata Titi (45), warga sekitar yang hanya berjarak 100 meter dari halte.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemprov DKI Jakarta belum memperbaiki kerusakan itu sejak 2 bulan lalu.
"Katanya sih mau diperbaiki tapi kol nggak bener-bener ya," ujar Susi, 31, warga Senen, Jakarta Pusat di halte busway PGC.
Halte Pasar Induk Kramat Jati ini berada di antara Halte Kramat Jati-Harapan Bunda. Penumpang busway jurusan Kampung Melayu-Kampung Rambutan yang hendak turun di sekitar Pasar Induk terpaksa harus menggunakan angkutan umum.
"Kalau dari Senen turun di Halte Harapan Bunda. Terus naik angkot balik
arah," ujar Tia (29), warga Komplek BHP yang tak jauh dari Halte Pasar Induk.
Meski demikian, pihak BLU hingga kini belum bisa dimintai konfirmasinya.
(asp/aan)











































