Aksi ini nyaris ricuh saat mahasiswa melempari mobil watercannon Brimob Polda Sulsel. Puluhan polisi anti huru-hara yang sempat disiagakan ditarik mundur. Beruntung kedua belah pihak saling menarik diri.
Dalam aksi gabungan lembaga kemahasiswaan se-Makassar memperingati hari pendidikan nasional (Hardiknas) ini mendesak pemerintah mencabut UU No 20 tahun 2003 (UU BHP) pasal 53, untuk menyelamatkan pendidikan dari mafia imperialis dan kapitalis pendidikan. Mereka juga membawa spanduk dan poster berisi kecaman terhadap sistem pendidikan yang tidak memihak pada masyarakat miskin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masih banyak alternatif yang bisa dilakukan oleh pemerintah tanpa menaikkan biaya pendidikan yang mahal bagi masyarakat miskin, antara lain menyita harta koruptor," pungkas Ichi.
Aksi tersebut menimbulkan kemacetan di Jl AP Pettarani dan Jl Urip Sumoharjo sepanjang 2 kilometer. Dari pantauan detikcom, belasan mobil tronton pengangkut kontainer dan truk proyek mengantre.
(mna/nrl)
