Demikian disampaikan Presiden Venezuela Hugo Chavez, seperti dilansir Reuters, Senin (4/5/2009). Helikopter Mi-25 tersebut jatuh saat sedang melakukan patroli. Korban tewas termasuk beberapa pejabat militer dan seorang warga sipil.
"Saya baru saja menerima kabar yang sangat buruk. Sebuah kecelakaan yang melibatkan satu helikopter militer kita dan kematian para krunya," kata Chavez dalam program mingguan televisi. Tidak disebutkan sebab-sebab kecelakaan pada Minggu, 3 Mei waktu setempat itu.
"18 warga Venezuela tewas hari Minggu ini saat berpatroli di perbatasan dan pemerintah AS menuduh kami tidak melakukan patroli," cetus Chavez.
Pernyataan itu dilontarkan Chavez menanggapi sebuah laporan antiterorisme AS. Isinya menuduh Venezuela tidak melakukan cukup upaya untuk memberantas perdagangan narkoba kelompok gerilyawan Marxist di Kolombia.
(ita/iy)











































