Kasus-kasus tersebut merupakan tambahan atas 10 orang di Rangitoto College, Auckland yang telah dinyatakan positif mengidap flu babi. Demikian seperti dilansir harian Telegraph, Selasa (28/4/2009).
Kementerian Kesehatan Selandia Baru menyatakan, semua kasus di negeri itu melibatkan orang-orang yang belum lama ini pergi ke Meksiko atau Amerika Serikat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini korban jiwa hanya terjadi di Meksiko. Lebih dari 100 orang telah meninggal di Meksiko akibat virus mematikan ini. Sekitar 1.600 orang telah terinfeksi penyakit mematikan ini.
Di Australia, lima orang yang diduga terjangkit flu babi tengah diperiksa. Otoritas setempat juga masih berupaya menemukan 300 orang lainnya yang mungkin telah melakukan kontak dengan penyakit ini.
Kasus dugaan flu babi juga tengah diselidiki di Israel dan Colombia. Hasil tes kemungkinan baru akan diketahui beberapa hari lagi.
(ita/iy)











































