Warga di Kelurahan Silale dan Waihahong memilih keluar rumah. "Kami terpaksa keluar. Goyangnya sangat kami rasakan," ujar Rusdi, warga kelurahan Silale.
Gempa ini sempat juga mengganggu jalannya kerja sejumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kelurahan Silale yang masih membuat berita acara perhitungan suara. "Kami sempat terhenti kerja karena goyangannya sangat kuat," ujar Urip Sarfan, petugas KPPS di TPS VIII.
Menurut Kepala BMG Ambon Beny Siplo kepada detikcom via telepon menyatakan, gempa dirasakan di kota Ambon sekuat 2 MMI. "Gempa tadi sangat dirasakan di kota Ambon. Dan itu gempa tektonik," ungkap Sipolo.
Lokasi gempa berada pada 2.88 LS dan 127.55 BT, dengan jarak 107 Barat Laut dari kota Ambon. "Gempanya berpusat di laut Maluku dengan kedalaman 16 km," ujar Sipolo.
(han/nrl)











































