"Upaya ini perlu dilakukan mengingat jumlah sepeda motor di wilayah hukum Polda Metro semakin meningkat," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono, Rabu (1/4/2009).
Hal itu disampaikan Kapolda saat meresmikan separator dan sosialisasi Geber Lalin di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Dalam acara tersebut dihadiri pula oleh artis ibukota Tukul Arwana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu, lanjut Kapolda, memiliki potensi menimbulkan kerawanan dalam lalu lintas. "Apabila pengendara motor berperilaku tidak tertib dan mengabaikan lalu lintas," lanjutnya.
Separator yang terbuat dari plastik tersebut akan dipasang di beberapa titik sebagai sosialisasi. Di antaranya di Jalan Sudirman-Thamrin, Jalan Letjen Suprapto dan Jalan Perintis Kemerdakaan.
Selain itu, separator itu juga akan dipasang di 4 persimpangan diantaranya di Cawang UKI, traffic light Lebak Bulus, traffic light Permai (Jakarta Utara), dan traffic light Tomang (Jakarta Barat).
Dengan adanya separator tersebut, diharapkan masyarakat pengguna motor dan sopir angkutan umum dapat mematuhi lalu lintas dengan tetap menggunakan lajur kiri, mematuhi rambu lalu lintas dan marka jalan.
(mei/nrl)











































