20 Situ di Jabotabek Berubah Jadi Pemukiman Penduduk

20 Situ di Jabotabek Berubah Jadi Pemukiman Penduduk

- detikNews
Senin, 30 Mar 2009 13:03 WIB
20 Situ di Jabotabek Berubah Jadi Pemukiman Penduduk
Jakarta - Setidaknya terdapat 20 situ (danau kecil) di kawasan Jabotabek menghilang menjadi kawasan pemukiman hingga tak tersisa. Inilah yang menyebabkan kawasan Jabotabek sering banjir.
 
Situ yang berubah fungsi tersebut di Kabupaten Bogor terdapat 9 situ, Kota Bogor 2 situ, Kabupaten Tangerang 4 situ, Kota Tangerang 3 situ dan 2 situ di Bekasi
 
"Soal penyebabnya, itulah Indonesia," Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung dan Cisadane Departemen Pekerjaan Umum Pitoyo Subandrio, usai acara konferensi pers di kantornya, Jl Pattimura, Jakarta Selatan, Senin(30/3/2009).
 
Beberapa lokasi tersebut di antaranya di Kabupaten Bogor seperti Cipambuan Udik, Rumpin, Pasir Nangka, Lame, Cicau Gadung, Ciranji Kecil, dan Panjang Hulu.
 
Di Kota Tangerang terdapat 3 situ yaitu Kompeni, Jalan tol Kunciran Plawad, serta Kota Bekasi dua situ Rawa Lumbu dan Rawa Bebek.
 
Di Kota Bogor yaitu Asem dan Salam, Kabupaten Tangerang empat situ yaitu
Panggodokan, Jambu, Rajeg Kemuning dan Koja.
 
Menurut Pitoyo, banjir di beberapa lokasi di Jabotabek tidak terlepas dari terjadinya perubahan situ menjadi pemukiman. Jika masyarakat tidak pindah, maka kejadian banjir akan selalu terulang. "Karena itu memang tempatnya air," jelasnya.
 
Sementara itu Dirjen Sumber Daya Air Departemen Pekerjaan Umum (PU) Iwan Nusyirwan Diar mengatakan masalah alih fungsi lahan itu tidak terlepas dari adanya ketentuan hukum. Hal ini karena proses pelanggaran alih fungsi lahan terjadi sebelumnya adanya undang-undang mengenai tata ruang termasuk yang terjadi dikawasan Situ Gintung.
 
"Pencaplokan lahan terjadi sebelum peraturan dibuat undang-undang tata ruang, kita tidak punya law enforcement," kilahnya.

(hen/anw)


Berita Terkait