Ahmad tertembak pada bagian bahu, lengan dan lambung. Kontak senjata terjadi Senin (23/3/2009). Akibat luka itu, Ahmad koma sepekan. Sabtu malam pukul 23.30 WIT, Ahmad menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Marthen Indey, Jayapura.
"Ketika kontak senjata terjadi, kami sudah mendapat pemberitahuan dari komandannya langsung," terangย kakek Ahmad, Jalaluddin, di Mataram, saat penjemputan jenazah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahmad bertugas di Papua sejak 2005. Ia menempuh pendidikan Tamtama di Singaraja, Bali pada tahun yang sama. Ia sebelumnya bertugas di Kota Timika. Namun ia digeser ke perbatasan, sebulan lalu.
Aparat TNI di Mataram menyiapkan upacara militer penyambutan jenazah. Menurut rencana, Ahmad akan dimakamkan besok di kampung halamannya lingkungan Nyangget, Kelurahan Selagalas, Kota Mataram.
(mad/mad)











































