"... seekor sapi yang buang air besar di tengah jalan, kami tak bisa mengambil tindakan hukum terhadapnya karena itu tidak punya otak dan tak bisa berpikir," kata Nik Aziz yang menjadi pemimpin spiritual partai Pan-Islamic Party (PAS) seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (27/3/2009).
"Tapi umat manusia, yang punya otak, jika mereka melakukan sesuatu yang salah dalam agama... mereka bisa dianggap lebih buruk daripada sapi," kata Nik Aziz.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditekankan Nik Aziz, merokok diharamkan dalam Islam. Belum lama ini, MUI mengeluarkan fatwa haram merokok bagi kaum muslim di Indonesia. Badan tertinggi Islam di Malaysia juga telah mengharamkan merokok bagi muslim.
Namun meski adanya larangan tersebut, 50 persen dari populasi pria muslim di Malaysia tetap meneruskan kebiasaan merokok mereka. Demikian data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dari total penduduk 27 juta jiwa di Malaysia, lebih dari separuhnya adalah muslim.
(ita/ita)











































