JK Resmikan Infrastruktur Senilai Rp 534 M

Rekonstruksi Aceh

JK Resmikan Infrastruktur Senilai Rp 534 M

- detikNews
Jumat, 13 Mar 2009 15:46 WIB
Jakarta - Wapres Jusuf Kalla meresmikan penggunaan 10 sarana infrastruktur baru di sejumlah wilayah di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Besar harapan sarana infrastruktur pasca tsunami bisa membuat Pemprov NAD memacu pembanguan dan pertumbuhan ekonomi daerahnya.

Demikian kata Kepala Badan Pelaksana BRR NAD-Nias Kuntoro Mangkusubroto seperti tercantum dalam rilisnya tentang kegiatan peresmian oleh Wapres JK yang diterima detikcom, Jumat (13/3/2009).

"Dengan bekal infrastruktur yang akan membuka akses beberapa daerah di Aceh terhadap dunia luar dan dapat mendorong pembangunan dan pertumbuhan perekonomian, kami percaya Pemprov NAD dapat mengambil alih tongkat estafet pembangunan dari BRR yang masa tugasnya tinggal 1 bulan lagi," kata dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sepuluh proyek infrastruktur itu adalah jalan nasional Meulaboh-Tapak Tuan; komplek gedung Kajati NAD dan fasilitas Kajari; Pelabuhan Sinabang di Simeuleu; Bandara Cut Nyak Dhien di Nagan Raya; Tsunami Memorial Building di Pidie; jembatan ADB di Aceh Besar, Laguna dan Lamjamee; Gedung Pusat Arsip Tsunami Aceh di Banda Aceh; Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kotamadya Sabang dan Langsa; jalan akses New Town dan Politeknik Kesehatan Aceh Besar.

Seluruh proyek ini bernilai Rp 534 miliar. Pembangunannya dikerjakan oleh BRR NAD-Nias bekerjasama dengan Depkes RI, Pemprov NAD dan para lembaga mitra yaitu ADB (Asian Development Bank) dan MDF (Multi Donor Fund).

Masa tugas BRR NAD Nias berakhir pada 16 April 2009. Selama 4 tahun telah berhasil dibangun 133.903 ribu unit rumah tinggal, 3.585 km jalan, 12
airport dan airstrip, 20 pelabuhan laut, 1.488 unit sekolah termasuk menghasilkan 39 ribu guru, 1.047 fasilitas kesehatan, 987 bangunan pemerintah, memberikan dukungan bagi 195 ribu unit UKM serta merehabilitasi 70.000 hektar lahan pertanian. (lh/qom)


Berita Terkait