Pengusaha Jakarta di Antara 16 Orang Hilang di Laut Serui

Pengusaha Jakarta di Antara 16 Orang Hilang di Laut Serui

- detikNews
Rabu, 11 Mar 2009 11:45 WIB
Jakarta - 16 Tamu Bupati Yapen Waropen hilang di perairan Selat Sairere, Serui, Papua, sejak Selasa 3 Maret 2009 lalu. Sebagian dari korban tersebut adalah pengusaha dari Jakarta yang diundang Bupati Yapen Waropen untuk ikut tender bisnis. Proses pencarian korban hingga kini masih terus dilakukan.

"Saya baru terima informasi dari lapangan, Bupati mengerahkan tim SAR untuk melakukan pencarian," ujar Lusiana Tonbeng, kakak ipar dari salah seorang korban yang bernama Frediyanto Sunur kepada detikcom via telepon, Rabu (11/3/2009).

16 Orang tersebut, menurut Lusiana, sebagian adalah para pengusaha dari Jakarta serta beberapa aparat Pemda setempat dan aparat kepolisian. "Mereka diundang oleh Bupati Yapen Waropen. Juga ada aparat Pemda dan ibu Bhanyangkara," kata Lusiana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seharusnya 16 pengusaha itu mengikuti tender pada tanggal 5 Maret lalu. Pada tanggal 3 mereka berangkat menuju Memberamo tapi menginap dulu di Serui. "Salah satu korban sempat telepon ke suaminya, katanya rombongan sudah tiba di dermaga. Sesudah itu mereka naik, kita tidak dapat komunikasi lagi," imbuhnya.

Lusiana menjelaskan, rombongan akan melakukan perjalanan ke Kepulauan Memberamo dari Biak. Untuk menuju daerah tersebut harus ditempuh dengan melalui jalur laut dengan terlebih dahulu menginap di daerah Teba.

"Kebetulan ada 1 kenalan di situ, yang mendengar obrolan orang di pasar, bahwa ada speed boat terbalik, tiga 3 korban ditemukan selamat, dua perempuan, satu laki-laki. Tapi kita tidak tahu apakah info itu benar apa tidak," imbuhnya.

Lusiana berharap adik iparnya selamat. Berbagai upaya pun telah dilakukan termasuk mendatangkan orang pintar. Anak korban saat ini juga telah terbang ke Papua untuk mencari keberadaan ayahnya. "Kami telah berusaha nyari orang pinter. Dan semua mengatakan masih ada yang selamat," ujar Lusiana. (anw/nrl)


Berita Terkait