"Masalah beasiswa itu sengaja dimunculkan agar terkesan David stres," ujar ayah David, Hartanto Widjaja, saat berbincang dengan detikcom, Jumat (6/3/2009)
Menurut Widjaja, David juga sempat memberitahu kepada pihak keluarga setelah mengetahui beasiswanya tidak dilanjutkan oleh universitas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Widjaja menganggap, pemutusan beasiswa David dua pekan lalu juga terkesan mengada-ada. "Bagaimana bisa tahu (prestasi) menurun, tugas akhirnya saja belum dikumpulkan," sambar ayah David.
Dalam rilis kepada detikcom 4 Maret lalu, pihak NTU memaparkan bagaimana prestasi David selama menjadi mahasiswa di kampus favorit tersebut.
"Prestasi David di bidang akademik di bawah standar. Dia telah mendapat 3 kali surat peringatan agar dia memperbaiki nilai akademiknya di ujian mendatang," kata Asisten Direktur Yayasan NTU Hisham Hambari.
Ia menjelaskan, setelah mendapat 3 kali surat peringatan prestasi David tidak juga beranjak naik. Akibatnya, beasiswa untuk mahasiswa yang pernah menjadi peserta Olimpiade Matematika itu diputus pada Februari 2009.
(lrn/nrl)











































