Kejanggalan Susah Diungkap karena Jasad David Sudah Dikremasi

Kejanggalan Susah Diungkap karena Jasad David Sudah Dikremasi

- detikNews
Kamis, 05 Mar 2009 11:14 WIB
Kejanggalan Susah Diungkap karena Jasad David Sudah Dikremasi
Jakarta - Orangtua David Hartanto Widjaja merasa ada banyak kejanggalan dalam kasus kematian anaknya. Namun sayangnya, jasad mahasiswa akhir jurusan Teknik Elektro Nanyang Technological University (NTU) itu telah dikremasi.

"Kalau merasa ada yang janggal sebenarnya bisa mengajukan keberatan. Tapi kalau pun mekanisme itu ada, keluarga harus bisa menerima kalau ternyata tidak bisa dilanjutkan karena jasadnya sudah tidak ada lagi," kata kriminolog UI Andrianus Meliala kepada detikcom, Kamis (5/3/2009).

Andrianus pun menyayangkan keputusan keluarga untuk mengkremasi jasad David. Dengan tidak adanya jasad, pengungkapan kembali kasus yang dianggap janggal sulit dilakukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semuanya akan lebih mudah kalau jasadnya itu ada. Jasad itu sampai 2 bulan masih bisa diketahui penyebab kematiannya," katanya.

Meski jasad David telah diotopsi sebelum dikremasi, namun kata Andrianus, jika nanti hasilnya keluar dan David dinyatakan bunuh diri, keluarga akan sulit keberatan. "Bagaimana pun mengkremasi David langkah yang salah," lanjutnya.

Andrianus  mengimbau agar keluarga David sabar menunggu hasil otopsi Singapura yang makan waktu hingga sebulan.

"Jangan asal nuduh NTU, mesti hati-hati. Mungkin ada baiknya keluarga berhubungan dengan LSM setempat yang mengadakan advokasi untuk kasus-kasus serupa," ujar Andrianus.

Jenazah David dikremasi pada Selasa sore di Singapura dan abunya dilarung ke Laut Singapura. Menurut keluarga David, sesuai kepercayaan Buddha, abu jenazah David tidak boleh masuk rumah karena belum menikah. (ken/nrl)


Berita Terkait