"Saya digaji Rp 400 ribu sebulan," kisahnya kepada detikcom, Selasa, (3/3/2009) di TPS.
Gaji yang sangat kecil itu membuatnya kekurangan makanan. Tampak badannya yang semakin kurus dan sakit-sakitan. "Gaji itu dari pengurus di Komplek Rawa Minyak," tutur laki-laki beranak 3 yang menghisap rokok dari pemberian masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayang, uang belas kasih ini tak selamanya mampir ke kantongnya. Selidik punya selidik, dia mesti menyetor uang Rp 250 ribu tiap bulan ke otoritas pengelola TPS. " Ya ujung-ujungnya cuma dapat Rp 400 ribu saja," kata dia dengan menghirup napas dalam-dalam.
Dengan uang sejumlah itu, Yudha mengaku kehidupannya makin susah. Walaupun tidak dikaruniai anak, uang sejumlah itu mesti dicukup-cukupkan buat mengontrak rumah dan menafkahi seorang isteri serta anak-anaknya. "Seringkali nggak masak. Harga-harga sembako makin mahal," keluhnya menutup pembicaraan.
(asp/nrl)











































