Pesawat jatuh sekitar 1,5 kilometer dari bandara. Pesawat naas itu terbelah menjadi tiga bagian dan menewaskan 9 orang. Pesawat tersebut mengangkut 135 penumpang dan kru.
Kepala penyelidik Pieter van Vollenhoven mengatakan, pesawat tersebut jatuh begitu saja dari atas langit. Ini menimbulkan dugaan bahwa mesin pesawat mendadak mati. Namun belum diketahui apa penyebabnya. Demikian seperti dilansir harian Sydney Morning Herald, Jumat (27/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru bicara Dewan Keselamatan Belanda Sandra Groenendal menuturkan, kegagalan mesin memang merupakan salah satu kemungkinan penyebab jatuhnya pesawat.
"Kita harap akan mendapatkan petunjuk yang lebih kuat secepat mungkin," tuturnya.
Para korban selamat mengungkapkan, suara mesin memang terdengar berhenti. Pesawat kemudian bergetar dan jatuh begitu saja dengan bagian ekor lebih dulu menghantam bumi.
Saksi mata di lapangan menuturkan, pesawat jatuh dari ketinggian sekitar 90 meter. Menurut mereka insiden itu tak ubahnya dengan sebuah batu yang jatuh dari langit.
(ita/nrl)











































