"Kita sudah dapat memberitahukan kewarganegaraan korban, empat jenazah warga negara Turki dan lima lainnya warga negara Amerika," ujar Walikota Haarlemmermeer, Theo Weterings saat jumpa pers, seperti dilansir dari AFP, Jumat (27/2/2009).
Dalam pesawat naas itu, terdapat 135 penumpang. 60 Warga negara Belanda, 51 warga Turki, 7 warga AS, 4 warga Iran, 2 warga Suriah, dan masing-masing 1 orang warga Jerman, Bulgaria, Finlandia, Itali, Taiwan dan Sudan.
Pesawat Turkish Airlines berjenis Boeing 737-800 mengalami pendaratan keras, dan tergelincir ke luar landasan di tanah berlumpur pada Rabu 25 Februari 2009 lalu. Ekor pesawat meyentuh landas pacu terlebih dahulu, kemudian terseret dan badan pesawat patah menjadi 3 bagian. (nwk/nwk)











































