Jangan sampai ban Anda pecah saat Anda berada di tengah jalan tol. Karena pecah ban dan rem yang blong menjadi faktor utama penyebab kecelakaan di tol dalam kota.
"Mayoritas kecelakaan dikarenakan ban pecah dan juga rem yang blong," ujar Kasat PJR Polda Metro AKBP Ipung Purnomo saat dihubungi wartawan, Kamis (26/2/2009).
Polda Metro Jaya mencatat, selama Februari 2009, sedikitnya terdapat 26 kecelakaan. 3 orang diantaranya mengalami luka-luka.
"Korban jiwa masih nihil," katanya.
Angka tersebut masih kecil dibanding bulan Januari 2009 lalu. Pada Januari 2009, terdapat 91 kecelakaan dengan korban luka-luka sebanyak 16 orang. Sementara itu 4 orang meninggal dunia.
Selain karena kondisi ban dan juga rem yang kurang baik, Ipung mengatakan, kurangnya kesadaran pengendara dalam menjaga jarak juga menjadi penyebab kecelakaan.
Berbagai upaya dilakukan oleh petugas PJR, diantaranya dengan melakukan patroli setiap harinya. Namun, upaya itu tidaklah cukup apabila kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di tol masih kecil.
"Untuk itu kita menghimbau agar senantiasa menjaga keselamatan. Agar selalu memperhatikan batas-batas kecepatan di dalam tol," urainya.
Penggunaan handphone saat berkendara juga bisa menjadi penyebab kecelakaan. Meski belum ditemukan kasus kecelakaan yang diakibatkan penggunaan HP saat berkendara, namun Ipung mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan HP saat menyetir.
"Kalaupun mau berkomunikasi, lebih baik kalau memakai handsfree," tutupnya. (mei/ndr)











































