Tidak diketahui alasan mengapa pria itu sampai nekat menelan 52 korek api gas. Tetapi saudaranya bercerita bahwa pria itu menjadi depresi dan hidup seperti petapa setelah Perang Teluk. Pria berusia 48 tahun itu ikut serta dalam invasi ke Kuwait tahun 1991 yang memicu Perang Teluk awal.
"Ini merupakan kasus yang langka," ujar Dr Delchad Saber yang mengoperasi pria itu.Β Demikian seperti ditulis AFP, Minggu (15/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(rdf/rdf)











































