"India harus tahu, mereka harus membayar harga yang mahal jika menyerang Pakistan," ucap Yazid dalam rekaman video itu seperti dilansir AFP, Rabu (11/2/2009).
Sejak teror Mumbai November 2008 lalu, hubungan Pakistan dan India memang memburuk. India menuduh Pakistan mensupport para pelaku teror di Mumbai. Tuduhan India didasarkan pada fakta, pelaku teror mayoritas warga negara Pakistan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mujahidin akan memisahkan tentara Anda ke dalam tanah, seperti yang mereka lakukan kepada Rusia di Afgahnistan," ancam dia.
India ternyata tak gentar dengan gertakan Al Qaeda ini. Menteri Pertahanan India, A.K Antony mengatakan jutaan tentara tangguh India telah bersiap menghadapi ancaman.
"Satu hal yang bisa kukatakan padamu, apapun ancaman yang datang dari penjuru mana pun, dan dalam bentuk apapun, angkatan bersenjata kami siap menghadapi mereka kapan pun," katanya di Kota Thiruvananthapuram.
Yazid memang bukan orang sembarangan. Pria berkebangsaan Mesir ini termasuk orang yang paling dicari-cari oleh Amerika Serikat (AS). Ia disebut-sebut sebagai komandan Al Qaeda di Afghanistan.
Pria berjanggut dan berkacamata ini didentifikasi oleh Komisi 9/11, yang bekerja mengusut tragedi WTC 9 September 2001, sebagai kepala manajer keuangan Al Qaeda.
Yazid dikenal juga memiliki kedekatan dengan tangan kanan Osama bin Laden, Ayman al-Zawahri. (Rez/nwk)











































