"Pencopotan itu tidak cukup, tapi harus dicari siapa aktornya, siapa di balik aksi anarkis itu, karena memang sudah ada yang membawa peti mati segala. Ini kan menjadi pertanyaan," ujar Ketua FPPP DPR Lukman Hakim Syaifuddin pada detikcom, Jumat (6/2/2009).
Menurut Lukman, meski Kapolri telah mengambil tindakan tegas, bukan berarti masalah aksi anarkis di Sumut itu telah selesai. Kejadian ini menunjukan lemahnya intelejen Polri dalam mendeteksi kemungkinan aksi itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































