Monumen sepatu itu dipindahkan sehari setelah dipamerkan di yayasan Yatim Piati Tikrit. Demikian disampaikan para pejabat Tikrit kepada CNN, Sabtu (31/1/2009).
Dengan dibantu anak-anak di yayasan tersebut, pemahat Laith al-Amiri membuat replika sepatu raksasa berwarna cokelat. Namun para pejabat dari Provinsi Salaheddin mengatakan, monumen tersebut dipindahkan setelah adanya permintaan dari pemerintah pusat Irak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak akan membiarkan seseorang menggunakan fasilitas dan gedung-gedung pemerintah untuk motif politik," kata Abdullah Jabara, Wakil Gubernur Salaheddin.
Monumen sepatu tersebut terbuat dari fiberglass dan dilapisi tembaga. Keseluruhan monumen memiliki tinggi 3,5 meter. Panjang sepatu 2,5 meter dan lebarnya 1,5 meter.
Menurut direktur yayasan yatim piatu Faten Abdulqader al-Naseri, anak-anak yatim piatu membantu pemahat membangun monumen senilai US$ 5.000 itu dalam waktu 15 hari.
"Anak-anak yatim yang membantu pemahat dalam membangun monumen ini merupakan korban-korban perang Bush," cetus al-Naseri.
Tidak jelas kemana dipindahkan monumen sepatu itu. (ita/ita)










































