"Kita bekerjasama dengan tim ahli Pertamina pusat dan tim ahli dari Migas. Tidak ditemukan bahan peledak di tanki 24 maupun area sekitar tanki 24. Kebakaran diduga masalah teknis berupa human error atau equipment error dan tekanan dari dalam tanki," ujar Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira di kantornya Jl Trunojoyo, Jakarta, Selasa (20/1/2009).
Namun menurut Abubakar, meski sudah disimpulkan, hasil pemeriksaan ini masih bisa berubah. "Bisa saja. Baru sementara," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT










































