Pria yang mengenakan baju koko warna coklat dan mengenakan jaket abu-abu ini tampak menendang-nendang pintu gerbang Kantor Setneg yang terletak di kompleks Istana Presiden di Jalan Veteran, Jumat (16/1/2008). Dia juga menendang-nendang pohon besar yang terletak di pinggir jalan sambil matanya terus melotot. Sumpah
serapah dia lontarkan.
Aksi pria ini tak luput dari perhatian pengguna jalan. Sambil menunggu lampu merah perempatan Harmoni berubah jadi hijau, mereka pun mengamati ulah si bapak ini. Untuk antisipasi keamanan, petugas pengamanan terus memantau ulah pria yang mengenakan kopyah hitam ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang diduga stres ini terus melakukan aksinya dan cuek saja meski gerak geriknya diperhatikan banyak orang. "Yang kanan ke kanan, yang kiri ke kiri, biar aman," ujar pria ini yang sesekali juga memekikkan takbir. (anw/nrl)











































