Menurut Dirjen Imigrasi Basyir Ahmad Barmawi, 18 orang tahanan melarikan diri pada 14 Januari lalu dari rumah detensi Kupang, NTT. Mereka kabur sekitar pukul 01.30 WIT.
"Mereka mengeroyok petugas dan diikat pakai bendera merah putih," kata Basyir saat dihubungi wartawan, Rabu (15/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari 18 orang tersebut, baru 13 yang tertangkap. 3 Di antaranya sudah menjadi mayat. Dan seluruh warga Myanmar, menurut Basyir, sudah tertangkap.
"Mereka ditangkap di laut," jelas Basyir.
Basyir mengaku saat ini timnya sedang menyelidiki penyebab hal tersebut bisa terjadi.
(mok/nrl)











































