"Meskipun tidak terdaftar dalam manifes tapi saya dibayar. Yang penting saya dibayar," ujar Ruslan di Polres Majene, Jl Jenderal Sudirman, Majene, Kamis (15/1/2009).
Ruslan mengatakan, dirinya dibayar Rp 150.000 untuk tugas membagikan makanan kepada penumpang. Ruslan juga diberikan sebuah kamar. Namun kamar itu disewakannya untuk penumpang yang menginginkan.
Ruslan juga mempunyai kakak kandung, Rustam, yang bekerja sebagai juru mudi di kapal naas itu. Namun keberadaan Rustam saat ini masih belum diketahui. Karena itulah, Ruslan mengaku dirinya tidak melapor ke polisi karena ingin secepatnya memberitahukan kondisi kakaknya ke keluarga.
"Karena saya ingin bertemu dengan orangtua untuk memberitahukan soal Rustam yang masih belum ditemukan," jelasnya. (gus/iy)











































