Di lokasi yang terletak 500 km di barat Manokwari ini sedikitnya sebuah dermaga hancur. Dermaga sebagai sarana penghubung dengan dunia luarpun hancur.
Sebuah hantaman ombak besar disusul dengan gempa merusakkan dermaga yang juga berfungsi sebagai pelabuhan nelayan. Tidak hanya itu dua buah gereja masing-masing hancur yaitu gereja Advent dan gereja GKI Getzamani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gempa sangat kencang, kami langsung lari," kata Frans (56) warga setempat kepada detikcom, Rabu (7/1/2009)
Menurut pantauan detikcom, sebuah puskesmas pun tidak bisa menahan goncangan gempa. Seluruh bangunan hancur dengan alat-alat yang tak bisa diselamatkan. Tempat rujukan kesehatan yang berada di Desa Wasarak pun kini teronggok begitu saja.
Lebih memprihatinkan lagi, tidak kurang dari 20 rumah warga mengalami kerusakan baik berat maupun ringan. Akibatnya, warga bertahan hidup dialam terbuka menahan ganasnya gigitan nyamuk dan cuaca yang selalu berubah-ubah. Terlebih kondisi geografis yang sulit dijangkau mengakibatkan bantuan sulit didistribusikan. (asp/gah)











































